Rabu, 31 Maret 2021

MISTERI MAKAM SOKARINI | MBAH PURBOYO


Kecamatan Pejagoan adalah salah satu Kecamatan yang cukup banyak sejarahnya di Kabupaten Kebumen. Salah satunya adalah yang berada di Makam Sokarini Makam Umum yang dimana pada makam tersebut terdapat makam Mbah Purboyo yang Aslinya adalah orang Yogyakarta, Mbah Puroboyo adalah yang membabad Alas yang nantinya mencadi Cikal Bakal Sokarini. Makam Mbah Purboyo di temukan Oleh Petugas PJKAI pada saat membuat jalur/rel kereta api yang pada saat itu harus membelah pegunungan yang kini di berinama Gunung Tugel. Sebelah makam Mbah Purboyo terdapat makam Istrinya. Makam dipugar pada Tanggal 6 bulan Maret tahun 1987 pada hari selasa kliwon. Pada Komplek Pemakaman Umum tersebut tidak jauh dari makam Mbah Purboyo terdapat makam Syeh Abdurrohman. Seperti apakah ceritanya tetap saksikan Para Pencari Harta Karun Kebumen pada episode yang akan datang.

 

MAKAM HABIB YAHYA, KETURUNAN KELUARGA NABI MUHAMMAD SAW DI KEBUMEN


Makam Habib Yahya yang berada di Lokasi Kebumen Tepatnya di Legok Pejagoan. Dari Juru Kunci Bapak Kiyai Kholik menuturkan bahwa dari cerita Ahli Waris Alm. Sayid Idrus bahwa makam tersebut adalah makam Habib Yahya keturunan Nabi Rasulullah yang ke 23 dan sebelah makam Habib Yahya terdapat makam Mbah Mahmudin Putra dari Syech Mursid beliau wafat saat masih muda karena berperang melawan VOC, sebelah makam dari Mbah Mahmudin terdapat makam Sayid Hasim yang terkenal dengan Nama Ndoro Sayid yang dulu adalah Imam Masjid Al Mursyid. Makam sedikit terbengkelai di karena kurangnya perhatian dari Pemerintah dan Warga Sekitar yang masih belum begitu paham dari Makam tersebut.

 

ADA MAKAM BERSEJARAH DI PEMAKAMAN UMUM | RNg. SINGALEKSANA


Team PPHK Kebumen setelah dari makam RNg. Singakreta melanjutkan perjalanan ke Makam Umum di tengah pegunungan yang dimana terdapat Makam Putra dari RNg. Singakreta yaitu RNg. Singaleksana. dari makam RNg. Singakreta berjarak sekitar 500 dan berjalan kaki mendaki dataran tinggi memerlukan waktu kurang lebih 10 menit. Makam sudah di pugar dengan swadaya masyarakat setempat pada Hari Minggu Kliwon, Tanggal 2 Oktober 2019 atau 27 Sapar 1441 H. Apresiasi Masyarakat setempat sangat bagus terhadap leluhur yang membuka hutan disekitar Jemur Clowok. di lokasi kami mendo'akan Arwah beliau dan semua Arwah yang ada di Makam tersebut. Tonton Juga Siyarah Makam R Ng. Singakreta https://youtu.be/234R1UMHNpY

 

SIYARAH MAKAM RNg. SINGAKRETA | ADA INTAN


Makam RNg. Singakreta terletak di Jemur Clowok Kecamatan Kebumen. RNg. Singakerta adalah salah satu Tokoh yang mebuka Tanah Kebumen (Babad Alas) yang kini bernama Jemur Clowok yang sudah ramai di huni oleh penduduk setempat, beliau mempunyai keturunan bernama RNg. Singaleksana. Pada masa itu RNg. Singakreta masih ada urutannya sama Arumbinang lalu Kemengguan Nala Jaya. Kini makam beliau di urus oleh Bapak Sabar (Juru Kunci). Makam Putra RNg. Singakreta terdapat di sebelah utara yang di makamkan pada makam umum. Selanjutnya pada makam R Ng Singaleksana https://youtu.be/OHonA9CN4LM

 

MISTERI ISTANA PARA KIYAI


ISTANA KIYAI yang berada di puncak pegunungan berlokasi di wilayah Kebumen Jemur Clowok untuk menuju tempat Istana Kiyai memerlukan waktu kurang lebih 2-3 jam dengan berjalan kaki. Saat perjalanan di hutan menuju Istana Kiyai harus lah berhati hati karena masih banyak hewan buas seperti Ular, Babi Hutan, Landak, dan lain lain. Medan pun sangat menegangkan karena harus turun bukit dan naik bukit dengan kondisi tanah yang basah dan banyak sekali jurang jurang. Pada Istana Kiyai Terdapat 2 makam yang berjejer yang kemungkinan dulu adalah makam dari Sang Kiyai yang membabad alas di wilayah tersebut. makam tersebut di jaga oleh sang ular yang sangat besar. Istana Kiyai merupakan makam yang bersejarah namun kurang perawatan karena jauhnya dari pemukiman dan belum adanya perhatian dari pemerintah setempat.

 

PETILASAN EYANG PRABU


Menggali sejarah sejarah yang belum sempat terdokumentasi, selain menggali sejarah kita menarik benda pusaka atau benda berharga seperti Batu Mulia atau Sejenisnya sebagai bukti sejarah. Pada saat ini kami berada di lokasi Kebumen tepatnya di Jemur Clowok yang dimana desa tersebut terdapat sebuah petilasan dari eyang prabu yang dulunya sebagai tempat persebunyian dari penjajah jepang yang bersembunyi di Jemur Clowok Kebumen. TIM Anung Sudarmanto, S.Tr.Kom Eka Ismiyanto, S.Tr.Kom Ariyanto P

 

TUMBAL JEMBATAN TEMBANA


Jembatan tembana merupakan Peninggalan bersejarah yang di buat di masa penjajahan belanda. di Bawah jembatan terdapat tulisan tahun pembuatan 1915. Pada saat pembuatan jembatan harus memakan korban manusia sebagai tumbal agar jembatan tidak mudah runtuh. Dan menurut kepercayaan Masyarakat sekitar jembatan tidak mudah runtuh karena ada tumbalnya. Jembatan tembana yang di aliri Sungai Luk Ulo tersebut terdapat sebuah sosok makhuk halus yang sangat seram karena berkaki Ular dan ber Badan manusia sambil membawa Kepala Manusia yang seperti anak kecil. Kami pun mecoba memvisualisasikan sosok tersebut menggunakan sekestsa gambar. Kita beralih ke sebelah sisi jambatan dan kami mencoba untuk menarik sebuah benda pusaka yang ada di bawah jembatan.

 

MISTERI GUA SULAIMAN | YOGYAKARTA


Setelah kita berkeliling Kota Yogyakarta kita melanjutkan perjalanan menuju Gua Sulaiman yang berada di Desa Trimulyo Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul Yogyakarta, Gua Sulaiman adalah Gua buatan yang di buat oleh Mbah Sulaiman yang ditambang batu batunya. Karena sudah lama kini sebagian ruang Gua sudah runtuh. Gua Sulaiman kini di huni oleh makhluk halus dan kelelawar.

 

LAVA BANTAL | Misteri Keris Pusaka Mbah Jugil


LAVA BANTAL adalah Lava cair yang dulunya bersuhu tinggi dan merupakan hasil erupsi gunung api lalu membeku dengan cepat. Pembekuan itu terjadi karena terkena air dan lantas membentuk gumpalan-gumpalan batu yang menyerupai bantal. LAVA BANTAL yang kini menjadi objek wisata berada di lokasi Berbah Sleman Yogyakarta yang menurut warga sekitar sebut namanya Suryo yang merupakan warga desa Sumberkidul terdapat sebuah misteri benda pusaka yang di tanam di sekitar Lava Bantal sering menampakan diri, saat kami menelusuri Lava Bantal kami menjumpai sebuah Embung yang dimana dulunya adalah tempat pesanggrahan Kanjeng Ratu Pantai Selatan dan di dekat lokasi Embung terdapat pohon yang dimana tempat bersemanyamnya benda pusaka tersebut, kami pun mencoba untuk mengambilnya sebegai bukti kebenaran keberadaan benda tersebut. Setelah kami mencoba mengambil ternyata terdapat sebuah sarung keris saja karena keris tersebut sengaja di pisahkan oleh si pemilik (Mbah Jugil) agar tidak mudah terdeteksi keberadaanya. Kami pun mencoba menelusuri tempat lain yaitu di bawah Jembatan Gemlung yang tidak jauh dari Embung. Suryo menuturkan sekitar 1 tahun yang lalu sempat terdapat sebuah peristiwa yang dimana salah satu pengunjung terpeleset dan jatuh ke dalam air hingga tewas. Banyak yang menuturkan bahwa peristiwa tersebut merupakan ulah dari Jin penunggu dari Lava Bantal. Apakah hal tersebut dibenar ???? Kami pun mencoba untuk melakukan mediumisasi untuk mengungkap kebenaran tersebut. Setelah selesai melakukan mediumisasi Ki Anom Sejati mencoba membuat seketsa Mbah Jugil. Tidak lama kami mencoba menelusuri ke Komplek Makam Gemblung yang tidak jauh dari Lava Bantal yang dimana tempat tersebut tempat bersemayamnya keris tersebut, Akan tetapi keris tersebut tidak boleh diambil di karenakan untuk menjaga agar tidak terjadi sebuah bencana alam di sekitar Lava Bantal.

 

PENELUSURAN MISTERI GUA PERMONI | JETIS-BANTUL


Penelusuran kami untuk menggali sejarah kali ini berada di Yogyakarta untuk menelusuri sebuah yang bernama GUA PERMONI yang terletak di Desa Trimulyo Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul. Gua Permoni adalah sebuah gua buatan yang memang sengaja dibuat oleh orang di zaman dahulu untuk di ambil batunya dengan cara di pahat dan kedalam gua kami tidak bisa mengetahui karena gua sudah tersisi air dan mungkin sangat dalam sekali Guanya, air tersebut digunakan oleah warga setempat untuk kebutuhan sehari hari. Saat kami menelusuri Gua tersebut kami tidak mengambil barang apapun karena memang hal itu dilarang dikarenakan Wilayah tersebut masih milik Kesultanan Yogyakarta, sehingga kami hanya menyusuri Gua ruang demi ruang. Di sekitar gua terdapat sebuah mainan anak anak dan toilet yang mungkin beberapa tahun lalu sempat di pergunakan untuk tempat wisata tapi kini sudah tidak lagi di pergunakan sehingga membuat tempat tersebut terlihat sangat horor

 

PENELUSURAN MISTERI GUA PERMONI | JETIS-BANTUL


Penelusuran kami untuk menggali sejarah kali ini berada di Yogyakarta untuk menelusuri sebuah yang bernama GUA PERMONI yang terletak di Desa Trimulyo Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul. Gua Permoni adalah sebuah gua buatan yang memang sengaja dibuat oleh orang di zaman dahulu untuk di ambil batunya dengan cara di pahat dan kedalam gua kami tidak bisa mengetahui karena gua sudah tersisi air dan mungkin sangat dalam sekali Guanya, air tersebut digunakan oleah warga setempat untuk kebutuhan sehari hari. Saat kami menelusuri Gua tersebut kami tidak mengambil barang apapun karena memang hal itu dilarang dikarenakan Wilayah tersebut masih milik Kesultanan Yogyakarta, sehingga kami hanya menyusuri Gua ruang demi ruang. Di sekitar gua terdapat sebuah mainan anak anak dan toilet yang mungkin beberapa tahun lalu sempat di pergunakan untuk tempat wisata tapi kini sudah tidak lagi di pergunakan sehingga membuat tempat tersebut terlihat sangat horor

 

GENDERUWO PENGHUNI MAKAM SOKA SEWU


Ekspedisi malam kali ini Tim Para Pencari Harta Karun berada di makam Soka Sewu, Soka Sewu adalah nama lain dari Jaka Umbaran, Letaknya berada di Dukuh Kedondong, Dusun Kalibagor. Makam Soka Sewu Panjang Kurang Lebih sekitar 2-3 Meter, Makam ini berada di tengah persawan dan kurang perwatan. Disekitar makam di kelilingi pepohonan seperti pohon beringin, yang dimana pohon beringin tersebut adalah tempat atau rumah dari makhluk Atral. Saat kami berada di lokasi kami tidak mendapat ijin untuk menggali sejarah Soka Sewu dan akhirnya kami tertarik pada salah satu pohon beringin, setelah kami dekati pohon tersebut terdapat seperti sebuah taring dan kami mencoba memvisualisakian dari perwujudan (Kodam) menggunakan seketsa lukisan dan ternyata itu adalah sebuah Makhluk astral yang berwujud Gandaruwo.

 

VIRAL !!! ATRAKSI BAMBU GILA PANTAI SETROJENAR | BOCOR


Indonesia tidak hanya dikenal sebagai negara yang kaya akan tempat wisata. Namun, juga kaya akan budaya yang masih terjaga kelestariannya. Salah satu budaya Indonesia yang masih lestari hingga kini adalah Tari Bambu Gila. Sebuah pertunjukan tari tradisional yang menampilkan sekumpulan pemuda yang sedang berjuang menahan gerakan liar sebatang bambu. Kesenian bernuansa mistis yang berasal dari Maluku ini tentunya sudah. Tarian tradisional yang juga dikenal sebagai Buluh Gila atau Bara Suwen ini, sudah sering ditampilkan di acara televisi nasional. Para Pencari Harta Karun Kebumen pada hari minggu mencoba membuat sebuah pertunjukan Bambu Gila di Pantai Setrojenar, para pengunjungpun antusias melihat pertunjukan bambu gila yang kami selenggarakan dan juga banyak pengunjung yang mencoba ikut berpartisipasi mencoba menahan gerakan dari bambu gila.

 

ARWAH PENGHUNI RUMAH SAKIT KEBUMEN MINTA DI DOAKAN | UJI NYALI PART 2


Next to Part 2 Untuk peserta Uji nyali kali ini bernama Sugeng / Ariyanto Pratama berasal dari Klirong, Uji nyali berlokasi di Ruang Kamar Mayat Rumah Sakit Kebumen lama. pada saat peserta Uji nyali di dalam ruangan banyak sekali gangguan suara dan sosok penampakan. Waktu Uji nyali kurang lebih 2 jam yang di mulai pukul 00.30 WIB.
 

ARWAH PENGHUNI RUMAH SAKIT KEBUMEN MINTA DI DOAKAN | UJI NYALI


 Untuk kali ini Tim Para Pencari Harta Karun Kebumen mencoba menelusuri bekas Rumah Sakit Kebumen yang sudah lama tidak di pakai lagi. Bangunan Rumah Sakit Kebumen lama adalah Bangunan dimasa Penjajahan Belanda masih terlihat jelas dari bentuk bangunannya. Karena sudah lama tidak di pakai lagi maka Rumah Sakit Kebumen lama terlihat horor dan sangat angker, benar saja pada saat kami baru sampai di Rumah Sakit Kebumen lama untuk melakukan penelusuran kami langsung di sambut dengan gangguan gangguan suara yang entah dari mana asalnya akan tetapi tidak menjadi penghalang kami untuk menelusuri bangunan Rumah Sakit Kebumen lama dan kami pun melanjutkan penelusuran. Lorong demi lorong kami lawati dan ruang kamar pasien kami masuki untuk melihat keadaan didalamnya. Saat di dalam ruang kamar pasien aura negatif sangatlah kuat dan banyak sekali makhluk makhluk halus yang menyerupai seperti anak kecil, suster, pocong dan masih banyak lagi. Pada saat kami melanjutkan ke ruangan yang lain kami melawati lorong rumah sakit dan kami melihat banyak sekali corat - caret di tembok entah siapa yang melakukan hal tersebut, tentunya itu sangatlah tidak baik walaupun itu bangunan kosong seharusnya tetap di jaga karena akan membuat citra buruk bagi sang pengeksplor. Tak lama kami memasuki ruangan lain yang mungkin dulunya digunakan sebagai ruang pasien kelas ekonomi dan terdapat ruangan persalinan, dulu ada cerita dari warga yang dimana ada seorang Ibu yang akan melahirkan dan Ibu itu dibawa ke Rumah Sakit tersebut. Pada saat sampai di Rumah Sakit Ibu itu dilayani seperti layaknya Rumah Sakit tersebut masih di pakai padahal Rumah Sakit itu sudah lama tidak dipakai. Setelah selesai persalinan Ibu itu terkaget bahwa Rumah Sakit tersebut sudah lama tidak dipakai, yang awalnya ruangan terlihat sangat terang tiba tiba menjadi sangat gelap dan Ibu tersebut sangat ketakutan.

Tidak lama kami mencoba untuk Mediasi untuk sedikit komunikasi dengan penghuni yang ada Rumah Sakit lama tersebut. Pada saat proses Mediasi Penghuni Rumah Sakit Kebumen lama menitipkan pesan kepada kami untuk minta di doakan supaya mereka tenang di alamnya To be continue Part 2

SYEKH MURSYID SANG GURU DUA ALAM PART 2


Tim Para Pencari Harta Karun Kebumen melakukan Mediasi di Makam Syekh Mursyid untuk menguak Sejarah dari sisih goib, Mediator mas Zul saat mediasi pertama yang masuk adalah Jin Islam pengikut dari Syekh Mursyid dari situ di dapat kan informasi bahwa Syekh mursyid adalah Cucu dari Sunan Giri datang ke Kebumen untuk mencari keluarga nya Namun tak kunjung bertemu lalu mendirikan sebuah Padepokan di dekat Sungai Lukulo dan mengislamkan warga sekitar. Saat mendirikan Padepokan banyak sekali ganguan dari Jin penunggu tempat tersebut, namun karena Karomah yang di miliki Syekh Mursyid Bangsa Jin dapat di kalahkan dan dengan suka rela masuk Islam di bimbing oleh Syeh Mursid. Saat Mediasi berlangsung ada Jin kedua yang masuk ternyata itu adalah Jin yang berbentuk Harimau penunggu yang mengingatkan bila berziarah hendaknya menjaga dan tidak merusak tempat ziarah. Sejatinya Jin dan Manusia sama sama makhluk Ciptaan Allah SWT hendaknya sebagi manusia kita menghormati dan menjaga keberadaan mereka.

 

SYEKH MURSYID SANG GURU DUA ALAM PART 1


Kali ini Tim Para Pencari Harta Karun Kebumen melakukan penelusuran di makam Syekh Mursyid yang berada di Legok Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen. Di lokasi Tim bertemu dengan Juru Kunci yang bernama Bapak Kiyai Kholik. Menurut Juru Kunci Syekh Mursyid adalah Putra dari Nyai Sekar Agung Cipto Resmi. Di jelaskan oleh Juru Kunci dalam kompleks makam Syekh Mursyid terdapat beberapa makam dari keluarga dan pengikut Syekh Mursyid. Yaitu makam Syekh Mursyid, makam Istri Syekh Mursid yang bernama Nyi Bongkok dari Solo, makam Pangeran Antas Angin dan para pengikut. Setelah banyak di jelaskan oleh Juru Kunci Bapak Kiyai Kholik, Ki Anom Sejati(Eka Ismiyanto, S.Tr.Kom) mencoba untuk melukis dari Wajah Syekh Mursid. Usai menggambar gambar di perlihatkan oleh sang Juru Kunci yaitu Bapak Kiyai Kholik gambar tersebut memang benar bahwa lukisn itu wajah dari Syekh Mursyid. Dari Pengurus Makam Syekh Mursid sendiri sudah pernah mengajukan untuk bisa di Cagar Budaya Nambun Sampai Saat ini untuk SK belum diterima oleh Pengurus Makam Syekh Mursyid. Mungkin masih kurangnya perhatian dari Pemerintah. Next To Part 2

 

Kamis, 18 Maret 2021

MISTERI BANGKER PENINGGALAN JEPANG & GUA MISTERIUS DI TENGAH HUTAN


 

MISTERI BANGKER PENINGGALAN JEPANG & GUA MISTERIUS DI TENGAH HUTAN Pada massa penjajahan Jepang banyak terjadi pembunuhan, perampasan hak pribadi dan rakyat sangat menderita, setelah kemerdekaan sisa sisa bangunan peninggalan masa penjajahan Jepang menjadi saksi bisu kekejaman penjajah saat itu. Bangunan bangunan tersebut tersebar di seluruh Negri dan kali ini Tim Para Pencari Harta Karun Kebumen menelusuri salah satu bangker peninggalan Jepang yang ada di atas bukit. Keadaan bangker yg sudah di tinggal kan di tengah hutan memberikan kesan horor yg sangat kuat hingga tak banyak orang yang berani memasuki wilayah sekitar bangker. Saat penelusuran Gua yang misterius itu etah apa namanya dan sangat horror kami merasa kesulitan untuk memasuki Gua tersebut di karenakan medan yang cukup ekstrip dan penerangan kami hanya menggunakan lighting kamera saja. Saat di mulut Gua kami telah di sambut dengan adanya sebuah akar pohon yang bergerak sendiri setelah kita dekati akar tersebut berhenti bergerak. Kemungkinan akar tersebut di gerakan makhluk astral. Di dalam gua terdapat serangga yang cukup menakutkan dengan jumlah kaki lima pasang berwarna hitam. Tak jauh dari mulut gua di dalam gua terdapat sebuah kolam yang sangat simetris tetapi bukan buatan manusia karena bukan terbuat dari batu bata dan semen. Kami pun melanjutkan penelusuran ke dalam Gua semakin kita masuk kedalam semakin nafas kita ter engah engah karena oksigen mulai menipis. Di dalam Gua kami menemukan sebuah mulut anak gua yang entah kemana arahnya, tetapi yang satu mengarah ke bawah dan yang satunya lagi ke atas. Kami pun mencoba untuk menelusuri anak gua yang menuju keatas. Setelah kita masuk ke atas ternyata masih ada satu anak gua lagi dan kami pun mencoba memasuki anak gua tersebut. Tapi kami tak sanggup untuk masuk karena medan yang cukup sulit dan kami putuskan untuk kembali kebawah. Setelah dibawah kami mencoba melakukan penarikan sebuah benda dan saat penarikan benda kami mengalami sebuah gangguan pada lighting kamera yang dimana lighting kamera mati sendiri sepanjang proses penarikan. Setelah selesai penarikan Alhamdulilah kami berhasil menarik sebuah batu akik. Setelah semuanya selesai kami keluar dari mulut gua dan pulang. Bangsa Indonesia Merdeka Karena Tetes Darah Dari Pahlawan Yg Tak Kenal Lelah Memperjuangkan Kemerdekaan, Kita Sepatutnya Bangga Dan Menjaga Keutuhan NKRI Dengan Seperti Para Pahlawan Yang Berjuang Dengan Keras Memerdekakan Bangsa Indonesia Dari Penjajah #misteri #sejarah #benda_pusaka

PARANGTRITIS | MASJID GHOIB


 

Tim Para pencari Harta Karun melakukan sebuah penelusuran di Pantai Parangtritis, di ujung Pantai Parangtritis terdapat sebuah pegunungan yang dimana pegunungan tersebut terdapat sebuah Gua, Gua tersebut dulunya sebagai Tempat beribadahnya dan sebagai tempat berkumpulnya Para Wali Songo. Setelah kami melakukan penelusuran kami menjumpai Gua yang terdapat di panta Parangtritis ada dua yang mungki dulunya Gua antara yang satu dengan yang satunya sebagai tempat beribadah dan yang satunya sebagai tempat berkumpul. Kami pun masuk kedalam Gua dan benar adanya setelah kami masuk ternyata di dalam gua seperti masjid, langit – langit masjid seperti kubah masjid, dan ada yang seperti tempat tempat pengimaman shalat. Di samping pengimaman shalat terdapat seperti tempat untuk kutbah. Saat kami mengekspor lokasi tersebut tak sengaja kamera merekam suara seperti orang mengaji dan mungkin benar adanya bahwa tempat tersebut adalah masjid ghoib dan tempat yang bersejarah. Untuk sebagai pembuktian kami pun melakukan sebuah penarikan benda pusaka. Di antaranya yang dapat kami ambil seperti sepasang batu akik dan gelang emas putih. Demikian untuk penelusuran kami di pantai Parangtritis, Tunggu kami di tempat tempat berikutnya.

TUYUL LIAR PENGHUNI SEKOLAH TK


Tim para pencari harta karun Kebumen pada hari Minggu Tanggal 18 Oktober 2020 melakukan pembuktian keberadaan makhluk astral (tuyul) yang menghuni Sekolah Taman Kanak Kanak (TK) Menurut keterangan Andri (27th) saat dirinya lewat sepulang dari rumah temannya sekitar pukul 00.00 WIB (jam 12 malam) saat melewati jalan di barat Sekolah TK tersebut dirinya melihat dua sosok anak kecil sedang bermain didalam Sekolah TK, karena penasaran dia berhenti dan melihat ke dalam Sekolah TK tersebut saat itu Dia ketakutan dan teriak teriak, sontak warga sekitar keluar dari rumah dan menolong Andri yang sudah gemetar dan lemas saat di tanya katanya melihat dua anak kecil ber kepala gundul (tanpa rambut) dan bermuka pucat. Karena melihat kondisi Andri masih lemas warga memutuskan mengantar Andri pulang. Tak hanya itu saja masyarakat yg berada di sekitar Sekolah TK juga sering melihat sosok anak kecil (tuyul) yang sering menampakkan dirinya dikala waktu menjelang magrib atau tengah malam. Bahkan tak sedikit warga yang kadang mendengar suara anak kecil sedang bermain pada malam hari tapi saat di datangi cuma terlihat ayunan yang bergerak sendiri. Bisa di katakan penghuni Sekolah TK itu adalah tuyul liar (tidak di pelihara manusia) dilihat dari keterangan warga sekitar yang tidak pernah kehilangan uang dan menyebutkan ciri ciri fisik makhluk astral tersebut, di tambah lagi ada beberapa rumah warga yg didatangi dua anak kecil saat azan maghrib pintu rumahnya di ketuk oleh dua orang anak kecil tapi saat di persilahkan masuk ternyata dua anak kecil itu menghilang dan pada malam harinya warga tersebut bermimpi dua anak kecil itu ingin ikut tinggal di rumah warga tersebut tapi di tolak. Saat Tim Para Pencari Harta Karun Kebumen melakukan pembuktian keberadaan makhluk astral tersebut, dengan menggunakan peralatan sederhana yg disukai oleh tuyul yaitu yuyu(kepiting kecil) kaca dan telur yang di letakkan di dalam air. Benar saja walau tidak mendapati bentuk dari makhluk astral tersebut, namun Tim berhasil melihat pergerakan dari benda benda yg di gunakan untuk memancing tuyul. Manusia adalah makhluk Ciptaan Tuhan yang paling sempurna hendaknya tidak meminta kepada selain Tuhan dan mencari rizki yang baik dan halal dalam keadaan apapun
 

Penampakan Kuntilanak di Gedibrah | Makam Raden Bambang Pujoseno


 


#Explor_Kebumen #Trending #Sejarah

Gedibrah. Demikian tempat yang tak seberapa luas -sekitar 100 meter keliling- itu disebut dengan bahasa ibunya. Tempat ini lebih mirip nukilan rimba sepenggal yang ditaruh di tengah hamparan sawah bagian utara desa Tambakagung, Kec. Klirong. Dari jauh, mirip hutan mini. Dan di musim bediding, ada berselimut halimun tipis di pagi dan sore hari. Pandang mata dibebaskan untuk mengambil kesan atas panorama itu. Ada yang mengesankan teduh dan wingit. Tempat ini memang dikeramatkan sebagai pundhen atau lokasi yang dihormati laksana pundi-pundi. Makam Sang Pengadegan Bagian terpenting dari situs ini berisi bangunan makam utama dan sebuah nisan di sebelahnya yang telah mengalami setidaknya dua kali pemugaran. Menurut riwayat yang dituturkan sang Kuncen, mBah Kisos; tempat ini adalah makam petilasan R. Bambang Pudjoseno yang dikenal sebagai Sang Pengadegan, keturunan dari Keraton Mataram yang moksa (mukswa) pada masa pengembaraannya. Disebut Gedibrah karena saat hidupnya gemar mengenakan pakaian sejenis jubah. Istrinya, Gadung Melati, yang menyusul kepergian suami tercinta, kehilangan lacak dan pada akhirnya juga dimakamkan di kompleks ini. Tak jauh dari sisi timur bangunan makam utama, terdapat pohon vicus dan ditengarai pula sebagai peristirahatan sang abdi atau Pekathik yang disebut sebagai mBah Gendhing. Bagi sementara orang, mungkin cerita ini dianggap legenda klasik abad XVII saja. Tapi tidak bagi kisos, lelaki yang mulai nampak uzur dan kini menjadi “kuncen” itu meyakini sejarah di abad lalu. Demikian juga beberapa keturunan yang dalam idiom tradisi dipetakan sampai 6 atau bahkan 9 generasi. Dan Sarasilah mengenai Bambang Pudjoseno ini masih ada dokumennya. Kini para keturunan itu telah menyebar di Kebumen sendiri dan beberapa kota di sekitarnya. Seperti Gombong, Purworejo, Kemranjen, Purbalingga, Banjarnegara, juga di luar Jawa seperti Lampung, Riau, Kalimantan, bahkan ada yang bermukim di negeri jiran Malaysia, Singapura. Setiap setahun sekali, dengan mengacu pada kalender Jawa dan Hijriyah yang jatuh pada bulan Syura atau Muharam, tempat ini diziarahi banyak orang yang sebagian besar adalah keturunan Sang Pengadegan. Hal ini telah berlangsung bukan hanya selama puluhan tahun. Termasuk di dalamnya para peziarah keturunan Kolopaking di Kebumen dan sekitarnya. Sejak lama tempat ini jadi Pundhen atau tempat yang sering diziarahi. Memaknai Pundhen dalam Kearifan Kebiasaan masyarakat tradisional Jawa dalam menziarahi tempat-tempat sekitar tak luput dari pandangan yang berkonotasi negatif. Stigma kemusyrikan, dalam batas tertentu, acap ditimpakan di atas tradisi yang telah demikian lekatnya, dan karenanya telah membudaya. Tetapi adakah kita semua memahami ruh atau spirit apa yang terkandung di dalam kebiasaan umum masyarakat tradisional ini ? Inilah kearifan yang mestinya menghubungkan -bukan mengkonfrontasikan- dua aspek berkebalikan itu. Aspek pelakunya dan sisi stigmatisasinya. Tudingan musyrik terhadap kebiasaan orang dengan menghakimi tanpa memahami essensinya, bisa sama dungunya dengan orang yang menemukan jalan buntu dalam mengembangkan akal sehat. Kini ia memahami wewarah apa yang bisa diambil, karena terlihat nyata, dari keadaan seputar petilasan yang masih berupa rimba kecil di tengah hamparan sawah desa itu. Hal yang paling nyata dari semua fenomena di sana, adalah bahwa ketersediaan air tanah di seputar makam masih tinggi. Buktinya, di puncak kemarau tahun ini, bikin sumur tak lebih dari 2 meter, telah keluar mata airnya. Berbincang dengan mBah Kisos, sang kuncen situs makam Gedibrah serasa menemukan jembatan penghubung dua dunia; fisik dan metafisis. Di seputar lokasi makam, beberapa orang warga desa Tambakagung juga tengah melakukan kegiatan keseharian. Semoga masih dalam batas kesadaran akan kelestarian lingkungan.

Penelusuran Candi Mataram Kuno Kebumen

 


Dibanding popularitas Karangsambung sebagai cagar alam geologi yang kini statusnya meningkat menjadi Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong, situs kuno Talangpati Desa Pujotirto Kecamatan Karangsambung, Kebumen, nyaris tak ada apa-apanya.

Nama Situs Talangpati benar-benar nyaris tak terdengar. Padahal situs diduga peninggalan peradaban kuno ini telah ditemukan pada 2010 lalu. Namun, berbeda dengan cagar geologi terus dibalut dengan beragam program, situs kuno ini tetap utuh.

Sekretaris desa pujotirto taufik menuturkan situs kuno talangpati ditemukan secara tak sengaja kemarin 2010 warga mencari sumber air disekitar lokasi batuan yang tertata rapi membuat warga yakin bahwa situs kuno ini adalah peninggalan peradaban masa lalu.

Usai diteliti di awal penemuan, situs Talangpati nyaris tak lagi dijamah oleh para ahli, hingga kemudian, beberapa waktu lalu, situs kembali diteliti.

Penemuan situs Talangpati ini sekaligus sedikit membuka tabir misteri, kenapa terkadang warga menemukan patahan emas atau artefak kuno semacam arca di sekitar lokasi. Hanya saja, warga tak mengetahui muasal zaman diduga bangunan kuno ini.
Sumber Artikel : "Channel SISI DUNIA LAIN"

Selama beberapa waktu tempat ditemukannya situs talangpati juga sempat menjadi tempat perburuan harta karun. Penemuan emas menyebar dari mulut ke mulut dan membuat orang orang menggali untuk mendapat peruntungannya.

Dukung terus channel kami agar bisa bermanfaat untuk khususnya masyarakat kebumen. Tunggu kami di Channel PARA PENCARI HARTA KARUN KEBUMEN
#Kebumen_Explor #Candi_Mataram_Kuno #Kebumen

Gua Lintang | Alian-Kebumen | Markas Tentara Kuda Putih Somalangu, Pembantaian Jepang, Harta Karun

 


Tim Para Pencari Harta Karun Kebumen menelusuri Gua Lintang yang terletak di Kecamatan Alian. Juru Kunci Bapak Talkim. Tim pencari harta karun Kebumen, pada hari Minggu Tanggal 20 September 2020 melakukan penelusuran gua lintang yang terletak di bukit desa Seliling Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen. Menurut keterangan bpk talkim (50th) sang jurukunci goa lintang, pada massa penjajahan Jepang gua lintang dijadikan markas tentara Jepang. Pada massanya diceritakan bahwa ayah bpk talkim adalah seorang petani sekaligus mata mata tentara kudaputih somolangu. Mengetahui bahwa di sekitar tempat tinggal nya ada aktifitas tentara Jepang ayah bapak talkim melaporkan kepada tentara kuda putih Kebumen. Mendapatkan laporan dari mata matanya (ayah bapak talkim) panglima tentara kuda putih somolangu yg di pimpinan oleh Romo H.Taifur (nama sandi dalam perang nama asli tidak diketahui publik) mempersiapkan siasat dan strategi untuk menggempur tentara Jepang yg berada di gua lintang tersebut. Dengan metode grilia dan melakukan pengepungan tentara kuda putih somolangu bertempur melawan tentara Jepang yang berada di gua lintang tersebut. Butuh waktu satu malam sampai akhirnya saat fajar menyingsing tentara kuda putih sumolangu berhasil membantai habis seluruh tentara Jepang yg ada disitu. Selanjutnya oleh tentara kuda putih somolangu goa lintang di jadikan tempat penyimpanan logistik, senjata dan harta rampasan dari penjajah Jepang. Sebagai salah satu prajurit dari tentara kuda putih somolangu yg berjasa ayah bapak talkim di beri penghargaan oleh tentara kuda putih somolangu dan di berikan sebuah catatan hasil rampasan dari tentara Jepang. Catatan tersebut memuat tentang letak lokasi pos penyimpanan logistik, senjata dan harta pasukan Jepang. Selanjutnya ayah bpk talkim di beri tugas untuk menyelidiki nya. (dari catatan tersebut tim para pencari harta karun Kebumen akan melakukan penelusuran selanjutnya di gua jepang) Setelah Indonesia merdeka gua lintang tersebut tidak lagi di gunakan sebagai markas, namun hasil bumi, senjata, dan harta di tinggal didalam gua dan di serahkan oleh ayah bapak talkim untuk di jaga. Karena sudah terlalu lama gua tidak pernah di kunjungi dan di bersihkan dan ayah bapak talkim pun sudah meninggal gua itu runtuh dan menutupi pintu gua. Kondisi gua sekarang hanya terlihat seperti cekungan yang tidak terlalu dalam letaknya yg berada di bawah air terjun sungai kecil yg setiap musim kemarau tidak mengalir. Aura digua lintang sangat mencekam dan aura mistis sangat terasa. Menurut warga sekitar sering terjadi penampakan dan katanya di jaga oleh makhluk ber tubuh manusia ber kaki ular. Sebagai pembuktian berejarah kami tim para pencari Harat Karun Kebumen menelusuri Tempat tersebut dan melakukan wawan cara dengan bapak takim dan kami lakukan Penarikan benda pusaka dimana benda pusaka tersebut adalah senjata perang dimasa lalu. Diantara yang dapar kami ambil adalah Belati, Ujung Tombak bagian bawah dan hendel Pintu. #kebumen_explor #sejarah_kebumen #berita_kebumen