KumpulBlogger
Mengenai Saya
Cari Blog Ini
Arsip Blog
- Juni 2021 (2)
- Mei 2021 (3)
- April 2021 (8)
- Maret 2021 (23)
Rabu, 31 Maret 2021
MAKAM HABIB YAHYA, KETURUNAN KELUARGA NABI MUHAMMAD SAW DI KEBUMEN
ADA MAKAM BERSEJARAH DI PEMAKAMAN UMUM | RNg. SINGALEKSANA
SIYARAH MAKAM RNg. SINGAKRETA | ADA INTAN
MISTERI ISTANA PARA KIYAI
PETILASAN EYANG PRABU
TUMBAL JEMBATAN TEMBANA
MISTERI GUA SULAIMAN | YOGYAKARTA
LAVA BANTAL | Misteri Keris Pusaka Mbah Jugil
PENELUSURAN MISTERI GUA PERMONI | JETIS-BANTUL
PENELUSURAN MISTERI GUA PERMONI | JETIS-BANTUL
GENDERUWO PENGHUNI MAKAM SOKA SEWU
VIRAL !!! ATRAKSI BAMBU GILA PANTAI SETROJENAR | BOCOR
ARWAH PENGHUNI RUMAH SAKIT KEBUMEN MINTA DI DOAKAN | UJI NYALI PART 2
ARWAH PENGHUNI RUMAH SAKIT KEBUMEN MINTA DI DOAKAN | UJI NYALI
SYEKH MURSYID SANG GURU DUA ALAM PART 2
SYEKH MURSYID SANG GURU DUA ALAM PART 1
Kamis, 18 Maret 2021
MISTERI BANGKER PENINGGALAN JEPANG & GUA MISTERIUS DI TENGAH HUTAN
MISTERI BANGKER PENINGGALAN JEPANG & GUA MISTERIUS DI TENGAH HUTAN Pada massa penjajahan Jepang banyak terjadi pembunuhan, perampasan hak pribadi dan rakyat sangat menderita, setelah kemerdekaan sisa sisa bangunan peninggalan masa penjajahan Jepang menjadi saksi bisu kekejaman penjajah saat itu. Bangunan bangunan tersebut tersebar di seluruh Negri dan kali ini Tim Para Pencari Harta Karun Kebumen menelusuri salah satu bangker peninggalan Jepang yang ada di atas bukit. Keadaan bangker yg sudah di tinggal kan di tengah hutan memberikan kesan horor yg sangat kuat hingga tak banyak orang yang berani memasuki wilayah sekitar bangker. Saat penelusuran Gua yang misterius itu etah apa namanya dan sangat horror kami merasa kesulitan untuk memasuki Gua tersebut di karenakan medan yang cukup ekstrip dan penerangan kami hanya menggunakan lighting kamera saja. Saat di mulut Gua kami telah di sambut dengan adanya sebuah akar pohon yang bergerak sendiri setelah kita dekati akar tersebut berhenti bergerak. Kemungkinan akar tersebut di gerakan makhluk astral. Di dalam gua terdapat serangga yang cukup menakutkan dengan jumlah kaki lima pasang berwarna hitam. Tak jauh dari mulut gua di dalam gua terdapat sebuah kolam yang sangat simetris tetapi bukan buatan manusia karena bukan terbuat dari batu bata dan semen. Kami pun melanjutkan penelusuran ke dalam Gua semakin kita masuk kedalam semakin nafas kita ter engah engah karena oksigen mulai menipis. Di dalam Gua kami menemukan sebuah mulut anak gua yang entah kemana arahnya, tetapi yang satu mengarah ke bawah dan yang satunya lagi ke atas. Kami pun mencoba untuk menelusuri anak gua yang menuju keatas. Setelah kita masuk ke atas ternyata masih ada satu anak gua lagi dan kami pun mencoba memasuki anak gua tersebut. Tapi kami tak sanggup untuk masuk karena medan yang cukup sulit dan kami putuskan untuk kembali kebawah. Setelah dibawah kami mencoba melakukan penarikan sebuah benda dan saat penarikan benda kami mengalami sebuah gangguan pada lighting kamera yang dimana lighting kamera mati sendiri sepanjang proses penarikan. Setelah selesai penarikan Alhamdulilah kami berhasil menarik sebuah batu akik. Setelah semuanya selesai kami keluar dari mulut gua dan pulang. Bangsa Indonesia Merdeka Karena Tetes Darah Dari Pahlawan Yg Tak Kenal Lelah Memperjuangkan Kemerdekaan, Kita Sepatutnya Bangga Dan Menjaga Keutuhan NKRI Dengan Seperti Para Pahlawan Yang Berjuang Dengan Keras Memerdekakan Bangsa Indonesia Dari Penjajah #misteri #sejarah #benda_pusaka
PARANGTRITIS | MASJID GHOIB
Tim Para pencari Harta Karun melakukan sebuah penelusuran di Pantai Parangtritis, di ujung Pantai Parangtritis terdapat sebuah pegunungan yang dimana pegunungan tersebut terdapat sebuah Gua, Gua tersebut dulunya sebagai Tempat beribadahnya dan sebagai tempat berkumpulnya Para Wali Songo. Setelah kami melakukan penelusuran kami menjumpai Gua yang terdapat di panta Parangtritis ada dua yang mungki dulunya Gua antara yang satu dengan yang satunya sebagai tempat beribadah dan yang satunya sebagai tempat berkumpul. Kami pun masuk kedalam Gua dan benar adanya setelah kami masuk ternyata di dalam gua seperti masjid, langit – langit masjid seperti kubah masjid, dan ada yang seperti tempat tempat pengimaman shalat. Di samping pengimaman shalat terdapat seperti tempat untuk kutbah. Saat kami mengekspor lokasi tersebut tak sengaja kamera merekam suara seperti orang mengaji dan mungkin benar adanya bahwa tempat tersebut adalah masjid ghoib dan tempat yang bersejarah. Untuk sebagai pembuktian kami pun melakukan sebuah penarikan benda pusaka. Di antaranya yang dapat kami ambil seperti sepasang batu akik dan gelang emas putih. Demikian untuk penelusuran kami di pantai Parangtritis, Tunggu kami di tempat tempat berikutnya.
TUYUL LIAR PENGHUNI SEKOLAH TK
Penampakan Kuntilanak di Gedibrah | Makam Raden Bambang Pujoseno
#Explor_Kebumen #Trending #Sejarah
Gedibrah. Demikian tempat yang tak seberapa luas -sekitar 100 meter keliling- itu disebut dengan bahasa ibunya. Tempat ini lebih mirip nukilan rimba sepenggal yang ditaruh di tengah hamparan sawah bagian utara desa Tambakagung, Kec. Klirong. Dari jauh, mirip hutan mini. Dan di musim bediding, ada berselimut halimun tipis di pagi dan sore hari. Pandang mata dibebaskan untuk mengambil kesan atas panorama itu. Ada yang mengesankan teduh dan wingit. Tempat ini memang dikeramatkan sebagai pundhen atau lokasi yang dihormati laksana pundi-pundi. Makam Sang Pengadegan Bagian terpenting dari situs ini berisi bangunan makam utama dan sebuah nisan di sebelahnya yang telah mengalami setidaknya dua kali pemugaran. Menurut riwayat yang dituturkan sang Kuncen, mBah Kisos; tempat ini adalah makam petilasan R. Bambang Pudjoseno yang dikenal sebagai Sang Pengadegan, keturunan dari Keraton Mataram yang moksa (mukswa) pada masa pengembaraannya. Disebut Gedibrah karena saat hidupnya gemar mengenakan pakaian sejenis jubah. Istrinya, Gadung Melati, yang menyusul kepergian suami tercinta, kehilangan lacak dan pada akhirnya juga dimakamkan di kompleks ini. Tak jauh dari sisi timur bangunan makam utama, terdapat pohon vicus dan ditengarai pula sebagai peristirahatan sang abdi atau Pekathik yang disebut sebagai mBah Gendhing. Bagi sementara orang, mungkin cerita ini dianggap legenda klasik abad XVII saja. Tapi tidak bagi kisos, lelaki yang mulai nampak uzur dan kini menjadi “kuncen” itu meyakini sejarah di abad lalu. Demikian juga beberapa keturunan yang dalam idiom tradisi dipetakan sampai 6 atau bahkan 9 generasi. Dan Sarasilah mengenai Bambang Pudjoseno ini masih ada dokumennya. Kini para keturunan itu telah menyebar di Kebumen sendiri dan beberapa kota di sekitarnya. Seperti Gombong, Purworejo, Kemranjen, Purbalingga, Banjarnegara, juga di luar Jawa seperti Lampung, Riau, Kalimantan, bahkan ada yang bermukim di negeri jiran Malaysia, Singapura. Setiap setahun sekali, dengan mengacu pada kalender Jawa dan Hijriyah yang jatuh pada bulan Syura atau Muharam, tempat ini diziarahi banyak orang yang sebagian besar adalah keturunan Sang Pengadegan. Hal ini telah berlangsung bukan hanya selama puluhan tahun. Termasuk di dalamnya para peziarah keturunan Kolopaking di Kebumen dan sekitarnya. Sejak lama tempat ini jadi Pundhen atau tempat yang sering diziarahi. Memaknai Pundhen dalam Kearifan Kebiasaan masyarakat tradisional Jawa dalam menziarahi tempat-tempat sekitar tak luput dari pandangan yang berkonotasi negatif. Stigma kemusyrikan, dalam batas tertentu, acap ditimpakan di atas tradisi yang telah demikian lekatnya, dan karenanya telah membudaya. Tetapi adakah kita semua memahami ruh atau spirit apa yang terkandung di dalam kebiasaan umum masyarakat tradisional ini ? Inilah kearifan yang mestinya menghubungkan -bukan mengkonfrontasikan- dua aspek berkebalikan itu. Aspek pelakunya dan sisi stigmatisasinya. Tudingan musyrik terhadap kebiasaan orang dengan menghakimi tanpa memahami essensinya, bisa sama dungunya dengan orang yang menemukan jalan buntu dalam mengembangkan akal sehat. Kini ia memahami wewarah apa yang bisa diambil, karena terlihat nyata, dari keadaan seputar petilasan yang masih berupa rimba kecil di tengah hamparan sawah desa itu. Hal yang paling nyata dari semua fenomena di sana, adalah bahwa ketersediaan air tanah di seputar makam masih tinggi. Buktinya, di puncak kemarau tahun ini, bikin sumur tak lebih dari 2 meter, telah keluar mata airnya. Berbincang dengan mBah Kisos, sang kuncen situs makam Gedibrah serasa menemukan jembatan penghubung dua dunia; fisik dan metafisis. Di seputar lokasi makam, beberapa orang warga desa Tambakagung juga tengah melakukan kegiatan keseharian. Semoga masih dalam batas kesadaran akan kelestarian lingkungan.Penelusuran Candi Mataram Kuno Kebumen
Gua Lintang | Alian-Kebumen | Markas Tentara Kuda Putih Somalangu, Pembantaian Jepang, Harta Karun
Tim Para Pencari Harta Karun Kebumen menelusuri Gua Lintang yang terletak di Kecamatan Alian. Juru Kunci Bapak Talkim. Tim pencari harta karun Kebumen, pada hari Minggu Tanggal 20 September 2020 melakukan penelusuran gua lintang yang terletak di bukit desa Seliling Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen. Menurut keterangan bpk talkim (50th) sang jurukunci goa lintang, pada massa penjajahan Jepang gua lintang dijadikan markas tentara Jepang. Pada massanya diceritakan bahwa ayah bpk talkim adalah seorang petani sekaligus mata mata tentara kudaputih somolangu. Mengetahui bahwa di sekitar tempat tinggal nya ada aktifitas tentara Jepang ayah bapak talkim melaporkan kepada tentara kuda putih Kebumen. Mendapatkan laporan dari mata matanya (ayah bapak talkim) panglima tentara kuda putih somolangu yg di pimpinan oleh Romo H.Taifur (nama sandi dalam perang nama asli tidak diketahui publik) mempersiapkan siasat dan strategi untuk menggempur tentara Jepang yg berada di gua lintang tersebut. Dengan metode grilia dan melakukan pengepungan tentara kuda putih somolangu bertempur melawan tentara Jepang yang berada di gua lintang tersebut. Butuh waktu satu malam sampai akhirnya saat fajar menyingsing tentara kuda putih sumolangu berhasil membantai habis seluruh tentara Jepang yg ada disitu. Selanjutnya oleh tentara kuda putih somolangu goa lintang di jadikan tempat penyimpanan logistik, senjata dan harta rampasan dari penjajah Jepang. Sebagai salah satu prajurit dari tentara kuda putih somolangu yg berjasa ayah bapak talkim di beri penghargaan oleh tentara kuda putih somolangu dan di berikan sebuah catatan hasil rampasan dari tentara Jepang. Catatan tersebut memuat tentang letak lokasi pos penyimpanan logistik, senjata dan harta pasukan Jepang. Selanjutnya ayah bpk talkim di beri tugas untuk menyelidiki nya. (dari catatan tersebut tim para pencari harta karun Kebumen akan melakukan penelusuran selanjutnya di gua jepang) Setelah Indonesia merdeka gua lintang tersebut tidak lagi di gunakan sebagai markas, namun hasil bumi, senjata, dan harta di tinggal didalam gua dan di serahkan oleh ayah bapak talkim untuk di jaga. Karena sudah terlalu lama gua tidak pernah di kunjungi dan di bersihkan dan ayah bapak talkim pun sudah meninggal gua itu runtuh dan menutupi pintu gua. Kondisi gua sekarang hanya terlihat seperti cekungan yang tidak terlalu dalam letaknya yg berada di bawah air terjun sungai kecil yg setiap musim kemarau tidak mengalir. Aura digua lintang sangat mencekam dan aura mistis sangat terasa. Menurut warga sekitar sering terjadi penampakan dan katanya di jaga oleh makhluk ber tubuh manusia ber kaki ular. Sebagai pembuktian berejarah kami tim para pencari Harat Karun Kebumen menelusuri Tempat tersebut dan melakukan wawan cara dengan bapak takim dan kami lakukan Penarikan benda pusaka dimana benda pusaka tersebut adalah senjata perang dimasa lalu. Diantara yang dapar kami ambil adalah Belati, Ujung Tombak bagian bawah dan hendel Pintu. #kebumen_explor #sejarah_kebumen #berita_kebumen
Popular Posts
-
Tim Para Pencari Harta Karun Kebumen menelusuri Gua Lintang yang terletak di Kecamatan Alian. Juru Kunci Bapak Talkim. Tim pencari harta ...
-
DAFTAR MENU SEJARAH Gua Lintang Penelusuran Candi Mataram Kuno Kebumen Makam R. Bambang Pudjoseno - Penampakan Kuntilanak Masjid Ghoib - Par...
-
Setelah kita berkeliling Kota Yogyakarta kita melanjutkan perjalanan menuju Gua Sulaiman yang berada di Desa Trimulyo Kecamatan Jetis Kabupa...
-
KONTAK Alamat : Jatimalang RT 04 RW 03, Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen Kontak Person : 08112360733 Email : papenhar...
-
Team PPHK Kebumen setelah dari makam RNg. Singakreta melanjutkan perjalanan ke Makam Umum di tengah pegunungan yang dimana terdapat Makam Pu...
-
Kali ini Tim Para Pencari Harta Karun Kebumen melakukan penelusuran di makam Syekh Mursyid yang berada di Legok Kecamatan Pejagoan Kabupaten...
-
Next to Part 2 Untuk peserta Uji nyali kali ini bernama Sugeng / Ariyanto Pratama berasal dari Klirong, Uji nyali berlokasi di Ruang Kamar...
-
Menggali sejarah sejarah yang belum sempat terdokumentasi, selain menggali sejarah kita menarik benda pusaka atau benda berharga seperti Bat...
-
MISTERI BANGKER PENINGGALAN JEPANG & GUA MISTERIUS DI TENGAH HUTAN Pada massa penjajahan Jepang banyak terjadi pembunuhan, perampasan ...
-
Tim Para pencari Harta Karun melakukan sebuah penelusuran di Pantai Parangtritis, di ujung Pantai Parangtritis terdapat sebuah pegunungan ...
Arsip
Block
Enter Block content here...
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Etiam pharetra, tellus sit amet congue vulputate, nisi erat iaculis nibh, vitae feugiat sapien ante eget mauris.